Tips Agar Anak Tak Kecanduan Gadget Ala Penyanyi Nindy Ayunda

Hal ini tidak hanya untuk membantu membentuk kemampuan interpersonal, tetapi juga membangun kemampuan motorik dan kreativitasnya. Lakukan kegiatan apapun yang membuat anak kembali aktif, seperti melansir dari laman Healthy Children. Gadget dapat mendukung komunikasi, mencari berbagai informasi, belajar, hiburan, dan lain-lain. Selain itu, “insula” atau bagian otak yang mengembangkan perilaku empati dan kasih sayang terhadap orang lain, juga mengalami gangguan. Saat memainkan gadget, anak tidak akan peduli dengan jarak pandang, postur tubuh, dan juga pengaturan cahaya.

Selebihnya, anak harus tetap merasakan bermain di luar rumah untuk belajar berinteraksi, berkomunikasi, dan juga mengenali emosi. Fokus pada kegiatan bersama anak agar kualitas waktu bersama mereka bisa maksimal. Dengan demikian buah hati juga secara langsung melihat dan meniru perilaku pemanfaatan gadget dengan baik.

Emang sih gadget itu memudahkan semua aktivitas kita, dari pekerjaan, hiburan, belanja kebutuhan sehari-hari, semua bisa dilakukan dari satu gadget. Di awal mungkin akan sulit untuk mendisiplinkan anak-anak untuk menggunakan gadget sesuai kesepakatan. Ketika anak terlalu sering menggunakan gadget, anak akan mulai kehilangan minat untuk melakukan berbagai aktivitas motorik maupun kognitif. Sejak COVID ini kita sudah terbiasa untuk apa-apa serba digital yah. Sampai-sampai komunikasi dengan kerabat ataupun keluarga juga harus dilakukan secara on-line. Block ini dapat membantu anak mengasah kreativitas dan imajinasinya.

Dalam hal membatasi penggunaan gadget, Anda perlu bersikap tegas. Berikan batas waktu maksimal untuk anak bermain gadget, yaitu dua jam setiap hari. Semakin lama waktu bermain, semakin besar risiko anak mengakses konten negatif. Peran orang tua dalam mengontrol penggunaan gadget pada anak menjadi kunci utama agar anak terhindar dari risiko kecanduan gadget.

“Karena kalau anak nonton terus maka jadi duduk terus, input untuk belajar bergerak juga jadi berkurang, secara otot dan tulang juga kurang banyak terstimulasi,” kata dia. Sudah jadi pengetahuan umum bahwa anak meniru apa yang dilakukan orangtuanya. Untuk itu,Parentsjuga harus menjadi contoh yang baik, letakkan HP dan bermainlah bersama si kecil. Pastikan untuk memberikan pujian pada anak ketika ia berhasil menahan diri untuk tidak bermaingamedan mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

Berikut ini cara mengatasi balita, anak dan remaja ketika mereka kacanduan gadget. Mulai dengan menangis keras hingga mogok melakukan sesuatu seperti makan atau belajar. Orang tua baik ayah dan ibu harus berani mengambil sikap kompak, tidak boleh berkompromi dengan anak. Terutama bagi balita dan anak-anak, gadget seperti televisi, komputer, laptop computer, handphone dan pill dapat menimbulkan kecanduan yang berbahaya untuk tumbuh kembangnya. Ambil kesempatan ini untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan berbagi nilai-nilai keluarga. JAKARTA, RADARBANGSA.COM – Sejak pandemi virus corona atau COVID-19 melanda Indonesia, hampir semua aktifitas diluar rumah terhenti dan sebagian dilakuakn dirumah.

Misalnya, dalam sehari anak-anak dibatasi untuk bermain gadget selama dua jam. Pembatasan waktu ini juga tidak bisa dilakukan sekaligus, apalagi bagi anak yang sudah kecanduan parah. Misalnya, dari delapan jam menjadi enam jam, dari enam jam menjadi empat jam dan seterusnya.

Untuk mencegah anak kecanduan gadget, orang tua juga perlu mengajarkannya hal yang bisa dan tidak bisa dilakukannya. Orang tua perlu memberitahunya kapan waktunya bermain begitu juga waktu berhentinya. Smart Parents, gadget kini berperan penting dalam kehidupan setiap orang, termasuk anak-anak. Mereka bisa memperluas pengetahuan dan mendapatkan hiburan dari alat elektronik tersebut. Sayangnya, pembelajaran dan hiburan dari gadget terkadang bisa membuat anak kecanduan dan menggunakannya secara berlebihan.

Cara agar anak tidak kecanduan gadget

Anak juga bisa mudah marah dan panik jika tidak mengetahui berita terbaru yang didapat dari gadget juga menjadi masalah psikologi yang timbul akibat kecanduan gadget. Kecanduan memainkan gadget bisa menimbulkan beberapa masalah psikologis. Interaksi sosial anak terhambat dan merasa kesepian saat tidak menggunakan gadget merupakan beberapa gejala kecanduan gawai. Seperti ada fitur permainan, hiburan dan media sosial yang terhubung dengan web.