7 Cara Komunikasi Yang Tepat  Dengan Lansia

Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat. Padahal, wajar saja kalau anak-anak berbuat nakal atau melakukan kesalahan. Ini karena anak-anak memang sedang belajar soal batasan perilaku, mana yang diperbolehkan orangtua dan mana yang akan dilarang. Anak-anak jelas belajar mengekspresikan perasaan dan emosinya dengan meniru perilaku orangtuanya.

Bila kemarahan menempa dan telah tidak tertahankan, tentunya tidak dianjurkan untuk mengekspresikan lewat cara meledak-ledak di depan pasangan. Ada beberapa hal yang dapat kita kerjakan bila tengah ingin geram pada suami. Itulah sebabnya ilmu agama sangat penting untuk diberikan kepada siswa sejak dini agar pendidikan ahlaknya bagus. Keluarga merupakan media anak yang pertama dalam mengenal agama dari contoh-contoh yang dilakukan orangtuanya.

Kebiasaan dan kecenderungan anak yang berkembang sebagai akibat dari hubungan masa kanak-kanaknya akan mengikuti mereka hingga dewasa. Membentak membuat anak bertanya-tanya apakah kesalahan yang ia perbuat. Anak akan merasa bersalah dalam jangka panjang dan memicu rasa tidak percaya dri. Hal ini tidak baik untuk kesehatan psychological yang akan memicu depresi.

Si Kecil itu sama saja dengan orang dewasa, seseorang yang dipuji pasti akan ada perasaan tersanjung. Dengan begitu, si Kecil akan terus melakukan hal-hal yang baik agar Mama selalu memberikan pujian atas tindakannya. Meskipun usianya masih anak-anak, kebiasaan sulit diatur ini wajib untuk diperbaiki.

Kedua, kita bisa pergi menjauh dulu dari si kecil, misalnya ke kamar. Jika sudah merasa lebih tenang, baru boleh mengajak anak berbicara dan memberikan arahan untuk tidak mengulangi perilakunya lagi secara tegas. Apabila anak selalu dicela dan dibentak serta tidak pernah menerima perhatian positif saat melakukan kebaikan, mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang tidak percaya diri atau minder. Melansir penelitian yang diterbitkan pada Science Direct, dampak membentak buah hati akan memengaruhi psikologis anak sehingga membuat ia frustasi dan depresi.

Berbicara dengan anak tanpa membentak

Kalian pun pastinya sudah nggak asing lagi kan Teens dengan mencium tangan saat akan pergi kemanapun. Nah, meskipun kalian sudah remaja, nggak perlu malu deh untuk mencium tangan mereka saat akan berpergian. Mereka tentunya akan sangat bahagia dan juga bangga dengan tindakanmu itu deh Teens. Mulailah dengan mengajak anak Anda berbicara tentang topik ini. Ajukan beberapa pertanyaan yang meminta mereka menjelaskan suasana dari sudut pandangnya untuk mengetahui tingkat pengetahuan mereka. Menggambar, membacakan cerita, dan aktivitas lainnya dapat membantu membuka percakapan.

Sikap Mama yang terlalu kasar saat menasehati si Anak akan membuat dirinya kurang nyaman. Sering berperilaku kasar dengan memarahi atau membentak justru akan membuat si Anak monoton. Dirinya berupaya menjadi seorang anak yang normal-normal saja, tanpa adanya kemauan untuk mengeksplorasi diri lebih jauh ke depan. Padahal dengan mencoba hal-hal baru akan membuatnya mengetahui banyak hal. Beberapa anak yang merasa tidak nyaman terhadap perlakuan orangtuanya kemungkinan besar akan memilih berada di jauh dari lingkungan rumah. ii Anak menjadi pribadi yang tidak akan pernah mengikuti aturan orangtuanya sendiri.

Bila Anda enggan untuk memperbaiki diri, maka akan sulit untuk menjadi orangtua yang layak dicontoh oleh anak. Dalam setiap interaksi dengan anak, kita memiliki kekuatan untuk menenangkan atau membuat panas situasi. Anak Anda mungkin akan bertingkah memancing kemarahan, namun Anda bisa melakukan sesuatu terhadap hal tersebut. Bersikaplah sebagai orangtua yang bertanggung jawab dengan berusaha mengatur kondisi emosi Anda terlebih dulu.

Selain buku-buku di atas masih banyak lho, buku-buku parenting yang bagus dan menginspirasi. Yuk segera cek koleksi buku mengenai parenting di toko-toko Gramedia terdekat atau langsung klik gramedia.com. Selain itu, membiasakan diri memberi penjelasan logis juga sekaligus melatih diri sebagai orangtua juga agar mendengarkan aspirasi dari anak. “Masuknya lewat mata dan hidung, lalu masuk ke paru-para melalui saluran pernafasan atas,” pungkas dr. Maydie yang mengingatkan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di mana pun kita berada.