6 Cara Menghadapi Orangtua Yang Selalu Merasa Benar, Jangan Pakai Emosi!

Bila ia melakukan kesalahan, memberikan hukuman ringan boleh saja, namun Bunda juga dianjurkan untuk memberikan hadiah ketika ia melakukan sebuah prestasi atau tindakan yang baik. Cara mendidik si Kecil dengan memarahi, membentak atau melakukan sesuatu yang kasar itu sangat salah ya. Tanpa Mama sadari, si Anak yang sering dibentak akan tumbuh menjadi seseorang yang pemalu, gugup bahkan takut saat berada di lingkungan sosial. Untuk mencegah hal ini terjadi, sebisa mungkin Mama tidak membiasakan diri untuk membentak si Anak ya. Agar perasaan tersebut tidak berlarut dan menjadi akibat dari anak terlalu sering dibentak, orangtua perlu memberi tahu bahwa Anda tidak membenci anak. Menahan diri untuk tidak membentak dapat mencegah timbulnya perilaku buruk dari anak akibat terlalu sering dibentak.

Tapi, untuk mendidik anak agar bisa menjadi disiplin, para orangtua sendiri tentu harus berjuang ekstra. Seperti dikutip dari A-Z Islam, alih-alih kekerasan dan teriakan, Moms dan Dads disarankan untuk memperlakukan anak-anak dengan penuh cinta dan kasih sayang. Beri mereka pelukan dan ciuman setiap saat, sehingga mereka akan selalu merasakan cinta.

Berteman membuat hidup seseorang menjadi lebih mudah, namun tidak semua pemilik tanda zodiak piawai berteman, bahkan pilih-pilih teman. Salah satu alasan hobi bermanfaat untuk kesehatan psychological adalah bisa hilangkan stres. Berkat teknologi, semua orang bisa saling berkabar dan melaporkan aktivitas daring, begitu juga dengan aktivitas jual beli. Kita belajar dari Wahyu Ardianto, pemilik brand Es.eco tentang bagaimana menjadi pengusaha sukses lewat media sosial .

Sebagai orangtua, Mama harus bisa memberikan contoh yang baik untuk ditiru si Kecil. Apalagi bisa dibilang kalau orangtua adalah sekolah pertama untuk si Kecil. Dari sekedar kata-kata pujian ternyata bisa berdampak baik ke perilaku si Kecil ya, Ma.

Bahkan, anak bisa jadi gemar berkelahi atau sering memukul bila sesuatu tidak berjalan sesuai keinginannya. Di masa depan, bukan tidak mungkin ia melakukan ini pada pasangan dan anaknya. Selain rasa takut, anak juga bisa merasa tidak berharga, sedih, kecewa, dan terluka hatinya. Hal ini tentu bisa berdampak buruk terhadap kesehatan mentalnya.

Berbicara dengan anak tanpa membentak

Ia pun menambahkan orang tua harus memahami usia perkembangan anak supaya tuntutan orang tua mengenai perilaku anak lebih realistis. Ketika diingatkan sudah waktunya tidur atau membuat PR, si praremaja Mama malah melengos dan membentak. Mungkin anak sedang terpengaruh gaya bicara teman sepergaulannya,” kata Jane Nelsen, penulis buku Positive Dicipline. ”Ketika anak balas menyahut atau membantah perintah orang tuanya, sering kali yang sedang ia lakukan itu adalah pernyataan rasa marah, frustrasi, takut, atau terluka.

Tapi manakala dibentak sama suami, rontoklah kekuatannya selama ini. Bentakan suami tidak hanya membuat hati dan perasaannya terluka, tapi juga meremukredamkan seluruh jiwa dan raganya. Maka tak heran jika wanita akan jadi mudah lemah dan sakit, bahkan berakibat depresi karena hampir seluruh kekuatan tubuhnya hilang akibat bentakan suami. lslam merupakan agama yang sangat memuliakan istri seperti yang sudah dilakukan Rasulullah SAW pada para istri-Nya. Oleh karena itu, agama Islam sangat tidak menyukai sikap suami yang membentak istrinya.

Berbagai ayat pernikahan dalam Islammenjelaskan tentang pentingnya, manfaatnya dan juga tata cara dari pernikahan. Pernikahan memiliki berbagai manfaat diantaranya untuk menjauhkan umat dari perbuatan dosa yaitu pergaulan bebas. Islam mengatur secara rinti tentang hukum pergaulan bebas dalam Islam.

Dengan ini, ia bisa melihat setiap perubahan yang terjadi dalam perkembangan otak anaknya. Psikolog Ratih Andjayani Ibrahim mengatakan bahwa buang jauh-jauh niat untuk memarahi balik anak dengan kata-kata yang kasar. Namun ada baiknya Anda menahan untuk tidak memberikan contoh yang buruk kepada anak. Hal ini akan membuat anak merasa lebih baik dan membantu anak menyadari bahwa orang tuanya juga memperhatikan hal-hal positif yang dilakukan anak.

Jika tidak diatasi, hal ini dapat merugikan diri sendiri maupun orang-orang lain di sekitar. Hubungan sosial dengan orang lain bisa jadi terganggu akibat agresi keluar tanpa kita sadari. Kita bisa menyakiti orang lain sehingga mungkin saja kita dijauhi. Tak hanya relasi dengan orang lain, amarah yang meledak ini juga dapat menyakiti diri kita sendiri, terutama jika muncul agresi yang sifatnya non-verbal.